Home » C++ » Pemrograman » Tips dan Trik » Currently Reading:

Source Code C++ Faktor Persekutuan Terbesar (FPB)

December 6, 2008 C++, Pemrograman, Tips dan Trik 4 Comments

cplusplus Source Code C++ Faktor Persekutuan Terbesar (FPB)

Yuk mari belajar bersama2 tentang pemrograman Bahasa C++. Kali ini adalah tentang source code c++ faktor persekutuan terbesaar atau yang biasa kita sebut dengan FPB. Kalo ada yang salah mohon koreksinya. Berikut adalah source codenya :

#include <iostream.h>
#include <conio.h>
int main()
{
int m,n,r;
cout << "Masukkan bilangan pertama : ";
cin >> m;
cout << "Masukan bilangan kedua : ";
cin >> n;
r = m%n;
while (r!=0)
{
m = n;
n = r;
r = m%n;
}
cout << "Faktor Persekutuan Terbesar adalah : " << n << "n";
getch();
return();
}

Nah mudah kan? Ada yang ingin menambahkan?

Hasil Pencarian:

faktor persekutuan terbesar . mencari FPB dengan bahasa C . program FPB bahasa c . algoritma dan pemrograman persekutuan terbesar . bilangan faktor c . mencari FPB dengan C . fpb dengan turbo c . mencari faktor dalam pemograman c . progrtam fpb . cara cara menentukan faktor persekutuan terbesar . sejarah Faktor Persekutuan Terbesar (FPB) . mencari fpb dengan turbo c . prog c bilangan terbesar . algoritma dan pemrograman mencari FPB . c bilangan terbesar . program C mencari FPB bilangan . PROGRAM FAKTOR PERSEKUTUAN TERBESAR BAHASA C . Program Bahasa C FPB . program fpb c . program memasukkan angka dengan tulisan terbalik memakai C .

Anda Menyukai Artikel di Blog Ini? Masukkan Alamat Email Anda untuk Berlangganan:


Artikel Populer

Artikel yang Berkaitan :


Tags : , , , , , , , , , ,

Currently there are "4 comments" on this Article:

  1. neki chanNo Gravatar says:

    sori boz, di line 8, kurang ” ; ” [titik koma]

  2. boenNo Gravatar says:

    gud..^^d

    thanx..

Search This Site:

Twitter Status

nowGoogle.Com SEO Challenge

Sponsor

Friends




Connections

Status

Dofollow Blog Internet Sehat

Polls

Platform CMS Favorit Para Blogger

View Results

Loading ... Loading ...

Translator

Comment on this Article:







CommentLuv Enabled

Kategori

Arsip Seluruh Artikel

Arsip